Prof. Ir. I Nyoman Pujawan, M.Eng., Ph.D., CSCP., CPLM Resmi Dilantik sebagai Rektor ULBI, Siap Tingkatkan Pendidikan Logistik
Bandung – Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI) melantik Prof. I Nyoman Pujawan sebagai rektor baru untuk periode 2025-2029. Sebelumnya, Prof. Nyoman menjabat sebagai dekan di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Ia menggantikan Prof. Setyo Riyanto, yang sebelumnya menjabat sebagai Plt Rektor ULBI. Acara pelantikan ini dihadiri oleh Direktur Utama Pos Indonesia Faizal R. Djoemadi, Ketua Yayasan Pendidikan Bhakti Pos Indonesia Kiagus Muhammad Amran, manajemen Pos Indonesia, sivitas akademika ULBI, dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Prof. Nyoman mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia menyadari tantangan yang dihadapi perguruan tinggi, terutama di sektor swasta, akan terus meningkat. Dengan pengalaman sebelumnya, termasuk mengembangkan program studi di ITS hingga meningkat tiga kali lipat, ia optimis dapat membawa ULBI menjadi lebih maju. Prof. Nyoman menetapkan tiga fokus utama, yaitu prekognision, relevansi, dan reputasi (3R).
Langkah pertama, prekognision, bertujuan untuk meningkatkan pengakuan ULBI di masyarakat. Hal ini membutuhkan kerja sama seluruh pihak untuk secara sistematis memperkenalkan ULBI ke publik. Kedua, relevansi, menekankan pentingnya menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan industri, meningkatkan kompetensi dosen, dan memperkuat kolaborasi antara akademisi dan praktisi. Ketiga, reputasi, mendorong dosen tidak hanya mengajar tetapi juga aktif dalam penelitian dan publikasi ilmiah berkualitas untuk membangun reputasi akademik ULBI di tingkat nasional maupun internasional.
Direktur Utama PT Pos Indonesia, Faizal R. Djoemadi, menyampaikan apresiasinya terhadap pelantikan Prof. Nyoman. Ia menekankan pentingnya pendidikan dalam memajukan bangsa dan menghubungkannya dengan transformasi Pos Indonesia menjadi perusahaan logistik yang kompetitif. Faizal menyoroti pertumbuhan signifikan sektor logistik di Indonesia, dengan nilai aktivitas mencapai Rp280 triliun pada 2023, sebagai peluang besar yang dapat dimanfaatkan.
Ketua Yayasan Pendidikan Bhakti Pos Indonesia, Kiagus Muhammad Amran, menyatakan keyakinannya bahwa kepemimpinan Prof. Nyoman, sebagai pakar logistik, akan menghasilkan sumber daya manusia yang unggul di sektor ini. Ia menambahkan, jaringan Prof. Nyoman di dunia industri akan membantu ULBI menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan sektor logistik sehingga lulusannya dapat terserap dengan baik di pasar kerja. Yayasan juga berkomitmen mendukung visi dan program kerja rektor baru, menjadikan ULBI sebagai pusat pendidikan logistik unggul di tingkat nasional dan ASEAN.
Diharapkan, di bawah kepemimpinan Prof. Nyoman, ULBI dapat memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi yang inovatif dan terkemuka, sesuai dengan visi untuk menjadi institusi pendidikan logistik yang unggul dan relevan di masa depan.
“Kerjasama ULBI dengan PT Pos Indonesia menjadi bukti nyata bahwa lulusan kami memiliki daya saing tinggi. Selain itu, hubungan baik dengan mitra industri terus kami tingkatkan melalui program magang dan proyek kolaborasi,” tambah Rektor ULBI.
“PT Pos Indonesia saja membutuhkan lebih banyak tenaga ahli di bidang logistik, termasuk dalam manajemen rantai pasok modern. Apalagi, tantangan logistik di Indonesia sangat besar dengan biaya logistik yang masih tinggi, mencapai 16,48% dari PDB,” jelasnya.
Popular Post
-
31 Mei 2025Launching Beasiswa APERTI BUMN 2025
-
16 Jan 2025Kuliah Gratis Dibiayai Pemerintah dan Lulus Langsung Kerja: Inilah Program Ikatan Dinas
-
16 Jan 2025Biaya Kuliah Ikatan Dinas di ULBI: Informasi Lengkap untuk Calon Mahasiswa
-
16 Jan 2025Mau Aman Karier? Ini Jurusan Kuliah yang Menjamin Langsung Kerja
-
12 Sep 2024PT Pos Indonesia Lantik 50 Management Trainee Program Pos Ikatan Dinas: Kolaborasi Strategis dengan ULBI
